Minggu, 05 Mei 2013

perilaku ternak kambing



TINGKAH LAKU DOMBA DAN KAMBING

Class
:  Mammalia
Ordo
:  Artiodactila
Famili
:  Bovidae
Genus
:  Ovis (domba) ; Capra (kambing)
Spesies
:  Ovis aries (domba)

:  Capra hircus (kambing)

Perbedaan morfologi Domba dan Kambing


I t e m
D o m b a
K a m b i n g
Ekor
Bulu (Hair)
Tanduk
menggantung
gimbal
jantan : besar
tegak
rapat/halus
jantan dan betina : kecil

Domba Piaraan :
·     ekor : lebih panjang
·     bulu penutup hilang, tinggal bulu bagian bawah : wool

Kambing Piaraan :
·     tidak berbeda jauh dengan kambing liar
·     tanduk : lebih sederhana

I.  TINGKAH LAKU INGESTIF

1.  MERUMPUT:
*             BIBIR
*             GIGI SERI BAWAH                     merupakan alat-alat vital
*             GUSI ATAS
Domba dan Kambing merumput bisa sampai ke dekat tanah.
daun-daun dan rumput
dijepit GISERBA dan GUSTAS
gerakan moncong ke depan dan kepala ke atas
rumput terpotong

Domba dan Kambing digembalakan siang hari, setelah tengah hari, karena :

a.  pagi hari : larva cacing masih berada di pucuk rumput,          rumput masih basah karena embun.
b.  digembalakan oleh anak petani setelah pulang sekolah.







 







2.  RUMINASI
·     Jumlah periode ruminasi domba dan kambing : 8 - 15 kali/24 jam
·     Lama ruminasi (total) : 8 - 10 jam/24 jam.
·     Pusat Ruminasi        : Medula oblongata
·     Dipengaruhi oleh emosi :
*     keadaan tenang : ruminasi teratur
*     keadaan takut    : ruminasi tidak teratur, jarak antara
                             menelan dan regurgitasi diperpanjang

DOMBA

Rumput dipotong :  ruminasi lebih banyak

Konsentrat           :  ruminasi lebih sedikit

3.  MENYUSU

Anak mulai menyusu                : 2 - 3 jam post natal

Kedua puting dihisap bergantian       : 2 - 3 kali @ 20 - 30 detik/puting

Anak yang baru lahir sering kelaparan karena :
*      tidak berhasil menemukan puting susu   Þ   semangat turun
*         induk belum berpengalaman    Þ  menolak anak  menyusu.


POLA MERUMPUT

 

DOMBA
KAMBING
merumput lebih tekun
merumput kurang tekun
jarak jelajah pendek
jarak jelajah lebih panjang/jauh
makan rumput banyak
rumput sedikit, daun-daunan lebih banyak
selektif : protein tinggi dan SK rendah
kurang selektif
tidak bisa membedakan rasa
dapat membedakan rasa : pahit, asam, asin, manis
menyukai padang rumput datar
menyukai daerah berbukit-bukit
Treshold (ambang rasa) terhadap rasa pahit : Kambing > Sapi.
Kambing masih mau makanan rumput/daun yang mempunyai rasa pahit sedangkan sapi tidak mau.
*     Domba dan Kambing di padang penggembalaan membentuk kelompok-2 : keluarga
*     Merumput tidak kontinyu : diselingi ruminasi, istirahat dan bermalas-
malasan
Kegiatan merumput : pagi dan senja   Þ  lebih intensif saat udara sejuk.
%


m
e
r
u
m
p
u
t























                 Fajar             Tengah hari                 Sore

§  Puncak aktivitas merumput terjadi pada saat SENJA. 
§  Makin tua umur anak, aktivitas menyusu makin jarang :
Þ  saat menyusu pagi
§  Anak baru lahir : menyusu lama Þ sore hari
§  Produksi susu induk dipengaruhi oleh :
­   Faktor makanan, terutama menjelang partus
­   Jumlah anak : anak banyak, produksi susu lebih banyak.

4.  M I N U M

§  Domba cenderung minum di satu tempat yang tetap.
§  Ke tempat minum : membuat jalan.
§  Anak domba gelisah : kurang minum.

II.  TINGKAH LAKU SEKSUAL

Di daerah tropis         : polyestrus
Di daerah sub tropis   : polyestrus bermusim.
Musim kawin terjadi   : akhir musim panas, sepanjang musim gugur atau permulaan musim dingin.
JANTAN : 
§  Tidak begitu dipengaruhi oleh musim
§   Musim semi dan musim panas : kualitas semen dan libido sedikit menurun
§  Bisa kawin sebanyak 12 - 48 kali/hari selama 3 hari
§  Dipengaruhi oleh : kondisi badan, umur, breed
§  Terangsang melalui penglihatan dan penciuman
§  Lebih menyukai betina berahi yang belum dikawini.  Domba jantan mampu membedakan betina yang belum/sudah dikawin.
§  Lebih sering mengawini betina di awal berahi.

BETINA

Di Indonesia : polyestrus
Tanda-tanda berahi : 
§  menggosokan badan dan leher kepada jantan
§  mencium penis
§  mengikuti jantan
§  menyiapkan diri untuk dinaiki
§  saling seruduk sesama betina : untuk menarik perhatian jantan
­   Pubertas terjadi pada umur 6 - 16 bulan, tergantung : breed, gizi, iklim
­   Berahi pertama biasanya tidak jelas.  Berahi berikutnya baru jelas.
­   Panjang siklus berahi 16 - 19 hari (rata-rata : 17 hari) 
­   Lama periode berahi 20 - 30 jam.
­   Berahi biasanya timbul pada pagi hari.

III.  TINGKAH LAKU SOSIAL
1.  INDUK - ANAK
§   Anak lahir  dibersihkan induk, plasenta dimakan oleh induknya
§   Anak menyusu : timbul ikatan sosial.
§   Bila anak dipisahkan dari induk :
­   induk mau menerima bila pemisahan hanya selama 4 - 5 menit, anak dicium-ciumkan dahulu.
­   induk menolak kalau pemisahan lebih dari 4,5 jam.
§   Makin tua umur anak, ikatan sosial makin longgar.

2.  KEPEMIMPINAN
Pemimpin Kelompok
DOMBA        :  betina tua yang paling banyak keturunannya
KAMBING      :  pejantan tua.
Kalau ada bahaya ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar